Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Thursday, 14 January 2016

The Heritage of Surabaya #1

toto zurianto

Saya cukup sering berkunjung ke Surabaya. Liburan akhir tahun lalu, saya bersama keluarga, memutuskan untuk ke Surabaya. Kali ini, saya menginap di salah satu hotel paling heritage dan historic. Heritage karena memang sejarahnya sudah cukup lama, sejak zaman kolonial Belanda. Tetapi dia juga sangat Historical bagi bangsa Indonesia. Tempat dimana, nuansa kemerdekaan kembali dipertegas oleh Para Arek Surobojo. Terutama ketika para Pemuda menurunkan Bendera 3 warna Belanda Merah Putih Biru. Tepatnya merobek warna Birunya, dan menggantinya dengan Sang Dwi Warna Merah Putih.
Dulu bernama Hotel Yamato. Ini nama yang diberikan oleh pemilik (pemerintah) pada zaman penjajahan Jepang. Sebelumnya, zama Belanda disebut Hotel Oranje (Orange) yang didirikan oleh Lucas Martin Sarkies pada tahun 1910 dan beroperasi tanggal 1 Juli 1911. Ini termasuk hotel paling top dan penting di masa lalu. Mengalami pasang surut dan pergantian kepemilikan. Tetapi sejak 1969 berganti nama menjadi Hotel Madjapahit yang terus beroperasi sampai sekarang. Pernah juga di bawah chain dan management Mandarin Oriental.



Hotel Madjapahit yang terletak di Jalan Tunjungan ini tetapi salah satu hotel terbaik di Surabaya. Bangunannya cukup antiq dengan pilar dan kamar-kamar yang ditata sesuai model masa lalu. Masuk klasifikasi Bintang 5, tetapi berbeda dengan hotel modern yang bangunannya sophisticated dan tinggi. Hotel ini memberikan nuansa nyaman, bersih dan dengan pilar dan tiang yang mengagumkan. Coba lah jalan di selasar hotel, sungguh menarik dan indah, serta membuat kita berpikir dan memandang masa lalu, Soerabaja Tempo Doeloe!