Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Wednesday, 11 August 2010

Ikan Asap Ambon



toto zurianto

Ikan Asap adalah salah satu cara pengelolaan ikan yang banyak disukai. Di beberapa tempat di Indonesia, banyak orang yang memproduksi ikan asap. Di Medan, tepatnya di daerah Tapanuli Selatan (Mandailing), masakan Ikan Asap banyak disukai karena kelezatannya. Kini cukup banyak restaurant Mandailing di Medan yang menyajikan Ikan Asap sebagai menu unggulan yang banyak dipesan orang. Juga di Sumatera Barat, apalagi kalau dibuat Gulai Ikan Asok, wah lezat sekali. Di Pulau Jawa, cukup sulit mendapatkan menu ikan asap, kecuali pada akhir-akhir ini kita bisa menemukan Bandeng Asap di sekitar Semarang dan Surabaya (Jawa Timur).

Tapi kalau kita ke Indonesia Timur, kita lebih mudah menjumpai masakan Ikan Asap, misalnya di Ambon (Maluku) atau Manado (Sulawesi Utara). Dikenal dengan Cakalang Fufu atau Ikan Asar. Umumnya menggunakan jenis ikan Tuna, Tongkol, atau Cakalang!

Di Kota Ambon, dengan mudahnya kita menemukan para penjual Ikan Asar (Ikan Asap) yang disajikan di Kios-kios Ikan di Pinggir Jalan. Harganya cukup murah karena proses produksinya juga sederhana. Hanya diasapkan dengan menggunakan tungku khusus selama sekitar 4 jam, ikan asap sudah siap dinikmati, apakah langsung dimakan dengan hanya menggunakan sambel + tomat + kecap dan daun saledri, atau bisa juga diolah lebih lanjut sesuai dengan keinginan.