Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Wednesday, 28 January 2015

Dubai Bandara tersibuk di dunia

toto zurianto


Selama puluhan tahun, Bandara Heathrow di London (LHR) mencatatkan diri sebagai bandara tersibuk di dunia dengan penumpang mencapai puluhan juta setiap tahun. Tapi tahun lalu (2014), predikat itu mulai pindah tangan. Kini bandara tersibuk dunia disandang oleh Bandara Internasional Dubai di Uni Emirates Arab. Tahun lalu, bandara Dubai (DBX) disinggahi oleh sekitar 70,5 juta penumpang, mengalahkan Heathrow (LHR) yang mencapai 68,1 juta penumpang. Sebenarnya penumpang yang singgah di Heathrow meningkat dibandingkan tahun 2013, yaitu naik tipis sekitar 1,2%. Tetapi bandara Dubai meningkat luar biasa, mencapai 6,1% dibandingkan tahun 2013.
Peningkatan luar biasa Bandara Dubai, tentunya karena peran Dubai yang semakin tinggi yang kini menjadi salah satu pusat keuangan dan pusat wisata internasional yang berkembang luar biasa. Pembangunan  pusat pertumbuhan ini, juga didukung oleh perkembangan maskapai Emirates Airline yang kini juga tercatat sebagai salah satu perusahaan penerbangan paling besar dan canggih di dunia.

Emirates Airlines berhasil menjadi penjelajah dunia, penghubung wilayah timur (Asia) dan Wilayah Barat, negara-negara Eropa (terutama Eropa Barat) dan benua Amerika, terutama Amerika Serikat dan Kanada. Dengan dukungan pesawat terbaru dan tercanggih berbada lebar, Emirates sukses membawa penumpang dari timur, untuk singgah di Dubai, dan selanjutnya meneruskan perjalanan menuju barat, negara Afrika dan wilayah Timur Tengah/Arab.

Bersaing dengan Singapore Airlines, Emirates kini tercatat sebagai perusahaan penerbangan yang paling banyak mengoperasikan pesawat jet super jumbo Airbus A-380. Tidak kurang dari 57 pesawat A-380 yang kini hilir mudik di seluruh dunia yang dioperasikan Emirates bersama-sama pesawat lain kelas A-330, 340, dan 350 (segera menyusul), serta Boeing-777 berbagai versi. Seluruhnya mencapai 218 pesawat, semuanya berbadan lebar (2 gang).
Jadi, tidak heran, kalau kini Dubai International Airport menjadi yang terbesar di dunia, dan kemungkinan akan berkembang terus di waktu yang akan datang.