Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Wednesday, 8 June 2016

Kopi dan Ngopi

toto zurianto

Bar Cafe Epic sekaligus tempat kerja Barista, menarik!


Kalau ke cafe, atau kedai kopi, tentunya tujuan utamanya bukan untuk minum kopi. Kalau cuma mau minum kopi, di rumah mungkin sebuah alternatif paling bagus. Kita bisa memilih bubuk kopi terbaik yang banyak tersedia di pasar. Termasuk kopi-kopi tradisionil Indonesia yang luar biasa. Bukan lagi kopi-kopi instant yang banyak sekali mereknya. Termasuk juga kopi-kopi yang tersedia di pasar-pasar tradisionil, atau super market besar. Kitapun bisa memesan kopi dari produsen atau penjual kopi on-line dengan tawaran kopi yang hebat.
Di rumah, kita bisa menyeduhnya sendiri ala kopi tubruk, atau kopi masak, ataupun menggunakan coffee machine modern yang manual atau automatic. Semua bisa dinikmati.

Tetapi ke cafe atau kedai kopi, di samping menikmati kopi, kita juga membeli suasana, nuansa, keindahan, kenyamanan, kekaguman dan perasaan hati yang damai. Kedai Kopi atau Cafe, sebuah tempat kongkow melepaskan diri dari keletihan dan kesumpekan. Atau hanya sekedar mencari suasana baru.

Kedai Epic di Jogja
Pertengahan Mei 2016 saya berkesempatan ke Jogja dan menginap di Hyatt Regency. Tentunya setelah hal-hal utama dan penting selesai, perlu mencari sesuatu. Salah satu pilihan, tidak jauh dari hotel Hyatt, masih di Jalan Palagan, mengunjungi Epic Cafe. Tempatnya bagus, parkir luas, dan area kedai kopi luas, bangunan tinggi seperti "gudang besar" bebas tanpa sekat. Pokoknya cukup nikmat, meskipun tanpa AC. Suasananya cukup ramai meskipun tidak crowded.
Minuman dan makanannya juga cukup lengkap. Bahkan kopinya Jempol! Epic juga mengolah kopinya sendiri. Berbekal hampir semua jenis kopi Indonesia Asli, Epic menyangrai sendiri, dan grind sendiri. Juga menyiapkan kopi dalam bungkusan-bungkusan siap pakai bisa di bawa pulang.







Di Cafe Epic, kita juga bisa melihat beragam furniturre interior yang bagus. Kalau berminat, kita bisa membelinya. Ini sesuatu yang berbeda dan perlu dilihat. Kita juga bisa duduk di luar ruang cafe, beranda samping yang lumayan enak. Apalagi pada malam hari. mari dicoba!


Untuk dibawa pulang, Epic menyajikan bermacam variasi, ada Gayo, Toraja, atau Kopi Panama.

Kopi Mandailing Tulang di Lebak Bulus
Lumayan juga, belum lama ini aku bisa nemui sebuah Kedai Kopi yang "Medan" banget. Maksudnya, disamping bisa ngopi, juga bisa menemukan kuliner Medan. Sebuah Kedai Kopi Mandailing Tulang di Jalan Lebak Bulus I, tidak jauh dari Jl. RS Fatmawati. Kopinya okay, juga Teh Tareknya, disajikan dalam Gelas Bagus. Tapi harganya enggak terlalu murah, sudah di atas Rp30 ribu. Lumayan. Kalau lagi kangen makanan Medan, datang saja ke sini! Cuma bukanya enggak terlalu pagi, jadi gak bisa breakfast.


Nasi Goreng dan Teh Tarik, enak!





Kopi Aceh Bang Edwin di Cinere

Di Cinere, tidak jauh dari Mal Cinere, di Jalan Markisa, kita bisa menemukan sebuah Kedai Kopi Aceh, tidak terlalu besar, namanya Edwin Kupi (maksudnya Kedai Kopi Bang Edwin). Anda tidak keliru, ini milik Bang Edwin, Selebriti Presenter yang dulu sering muncul di Televisi bersama Jodi (Edwin Jodi).
Sudah lebih 2 bulan Edwin's Kupi hadir di Cinere, Secara khusus, ini termasuk Warung Kopi Aceh, Hampir semuanya serba Aceh, Tertunya Kopi Aceh, juga kita bisa menikmati Nasi Goreng Aceh, Mie Aceh, dan Martabak Aceh. Termasuk Roti Cane dengan Kuah Karinya. Kalau anda rindu Timpan, sejenis Lepat Khas Aceh, bisa didapat di Kedai Kupi Bang Edwin.
Rasa makanan disini, termasuk enak, Kopinya, harum. Teh Tariknya Keren. Juga harganya tidak mahal.