Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Sunday, 17 May 2009

FORMULA dalam pengelolaan SDM

toto zurianto

Banyak sekali formula yang digunakan dalam mengelolaan Sumber Daya Manusia. Untuk pengembangan, sering digunakan Formula 70-20-10. Pada perusahaan-perusahaan menengah dan besar, pelaksanaan pengembangan kepegawaian umumnya dilakukan melalui F-7o-20-10 (Ulrich and Smallwood, 106). Sekitar 70% dari proses pembelajaran dan pengembangan pegawai (learning and development) terjadi dari kegiatan dan pengalaman bekerja (on the job experiences), termasuk melaksanakan tugas tertentu dan program penyelesaian masalah (problem solving). Sementara itu, sekitar 20% diperoleh dengan melihat dan mempelajari (sharing feedback dan observing) bagaimana orang lain melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu, serta mempelajarinya dari tokoh-tokoh melalui mentoring atau belajar dari para role model. Hanya 10% dari program learning and development didapat dalam kegiatan belajar formal di kelas-kelas (formal training).

Dalam Penilaian Kinerja Pegawai, Jack Welch juga menggunakan Formula 20-70-10. Di General Electric, Jack Welch sangat percaya bahwa, hanya 20% dari pegawainya masuk kategori The Top Performance yang banyak mengendalikan dan menjadikan keberhasilan perusahaan. 70% adalah para Middle Performance yang diperlukan dan penting melaksanakan tugas-tugas penting perusahaan. Tetapi ada sekitar 10% yang masuk kategori Low Performer yang diberikan peringatan, diberi bimbingan, diberikan training apabila memerlukan, dikasih kesempatan, tetapi apabila tidak bisa improved, pegawai tersebut dipersilahkan untuk meninggalkan perusahaan.
Post a Comment