Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Friday, 22 May 2009

Menikmati Janji Calon Presiden

toto zurianto

Salah satu kegiatan menarik yang pantas dinikmati akhir-akhir ini adalah mendengarkan dialog antara Calon Presiden/Calon Wakil Presiden dengan berbagai kalangan. Dialog yang sempat saya saksikan di TV adalah antara M Jusuf Kalla, calon Presiden dari Partai Golongan Karya dan Partai Hanura di depan pengurus Kadin beberapa waktu yang lalu.

Saya belum menyaksikan dialog dengan kandidat Presiden/Wakil Presiden yang lain, tetapi gaya dan materi yang disampaikan Jusuf Kalla, sangat menarik, menjanjikan, sedikit menyindir tetapi tidak terlalu fulgar (masih cukup sopan). Banyak pengamat atau pengurus partai lain yang tidak begitu suka dengan gaya Kalla yang cukup blak-blak-an itu. Tetapi, dalam konteks program perubahan (manajemen), ungkapannya cukup berkelas, tidak kalah dengan apa yang disampaikan oleh (calon) Presiden Barrack Obama pada waktu kampanye. Bahkan untuk hal-hal yang teknis sekalipun, ungkapannya bisa disetarakan dengan kata-kata Jack Welch, dedengkot General Electric yang sangat superb itu!

Saya rasa sudah saatnya para Calon Presiden/Wapres melahirkan gaya kampanye yang penuh gagasan yang dapat membawa negara Indonesia menjadi negara besar di dunia, dengan menggapai prestasi nyata di bidang ekonomi dan demokrasi. Kita menunggu kampanye dari Kandidat lain yang mampu melahirkan gagasan yang orisinil, tetapi masuk akal untuk diwujudkan. Pemilihan Calon Presiden/Wakil Presiden 2009, bukan sekedar memilih presiden sebagai simbol kekuasaaan, tetapi harus terlihat, akan mampu mewujudkan gagasannya sebagai realita. Semoga tontonan menarik proses pencarian suara, menjadi semakin dapat dinikmati. Kita menunggu gagasan SBY-Boediono dan Mega-Prabowo, disamping JK-Wiranto!