Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Thursday, 18 June 2009

Kopi Takengon


toto zurianto

Lebih terkenal dengan alam pegunungan Tanah Gayo, suatu kawasan di tengah-tengah Propinsi Aceh (NAD), hawanya sejuk dan dingin, mungkin sekitar 20 derajat Celcius, rata-rata antara 500 - 1200 meter di atas permukaan laut. Di sini kita bisa mendapatkan kopi asli tanah gayo, umumnya tipe arabika, ada juga yang robusta. Umumnya kopi-kopi ini diekspor keluar negeri sebagai salah satu bahan kopi kualitas tinggi.

Tapi, kita biasa menghirup kopi gayo produksi rumah tangga yang digongseng sendiri di rumah-rumah (di goreng tanpa minyak), lalu ditumbuk dengan menggunakan lesung (alu). Hasilnya luar biasa. Kalau anda sempat, cobalah sekali-sekali menghirup kopi gayo, ditanggung patent!