Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Tuesday, 23 June 2009

Promosi, Jangan Keliru!

toto zurianto

Promosi telah menjadi impian banyak orang yang bekerja di suatu perusahaan. Biasanya, setelah cukup banyak bekerja, setelah memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi perusahaan, sesudah cukup lama memberikan yang terbaik bagi perusahaan, banyak orang yang merasa, "sudah saatnya aku mendapatkan promosi!". "Apalagi kalau aku adalah salah seorang dari sedikit orang-orang yang menurutku, sudah berprestasi".

Dari kacamata perusahaan, tentu saja, promosi karyawan, merupakan tools untuk menjamin agar perusahaan tetap mendapatkan orang-orang terbaik yang bisa memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan. Jangan sampai perusahaan keliru dalam menetapkan promosi, orang yang terbaik dan pantas, kadang-kadang tidak mendapatkan promosi. Sering ada pertimbangan politis (office politic)yang membuat Pimpinan suatu perusahaan kurang objektif dalam menetapkan orang-orang yang patut dipromosikan. Situasi ini tidak boleh menjadi kebiasaan, dan selalu harus dihindari. Karena, dapat dipastikan perusahaan akan kehilangan orang-orang terbaik yang sebenarnya menjadi asset utama dari perusahaan. Ini menimbulkan demotivasi bagi karyawan dan dalam jangka panjang, akan membuat perusahaan kelimpungan dan bisa hancur!

Dalam kacamata Jack Welch, sederhananya promosi harus memenuhi salah satu kriteria penting yang extraordinary. Promosi pada dasarnya adalah memberikan prestasi yang sensasional (do deliver sensational performance) jauh diatas harapan dan tidak ada orang lain diantaranya yang melakukan hal seperti itu (far beyond expectations). Hanya orang-orang yang berbuat diatas batas yang patut lebih dihargai oleh perusahaan dan mendapatkan promosi.

Jadi, promosi bukan karena kita paling senior, paling dekat dengan boss, atau terlihat secara akademik paling pintar, serta memahami perusahaan secara luas. Promosi adalah kontribusi sensasional yang terbaik dibandingkan orang lain!