Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Thursday, 4 June 2009

Medan Heritage

toto zurianto

Pagi ini sekitar pukul 08.00, aku berada di sebuah gedung tinggi di Jl. Balaikota Medan memandang peninggalan masa lalu yang begitu luar biasa. Gedung eks Walikota Medan yang kesepian karena sebentar lagi akan masuk sebagai bagian dari Hotel Grand Aston (yang akan beroperasi). Ada kekhawatiran warga, bahwa Gedung ini akan menjadi bagian dari kawasan komersial yang dikelola hotel Aston. Landmark Kota Medan warisan kolonial Belanda yang awalnya dibuka oleh Guru Patimpus itu, adalah Kilometer 0 Kota Medan dan menjadi warisan historis dan budaya yang nilainya sangat tinggi. Semoga kerjasama dengan Aston (BOT?) tetap menempatkan Eks Kantor Walikota sebagai Pusat Budaya, Sejarah dan Informasi Masyarakat, serta bisa dinikmati oleh warga kota tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

Pada sisi lain, bangunan yang mengundang kekaguman dan meminta perhatian untuk diperbaiki (dirawat) adalah Kantor Pos Medan (anno 1911) dengan plafond-nya yang tinggi dan Lampu hias masa lalu yang begitu indah. Bangunan lain yang menarik adalah Stasion Kereta Api Medan. Kelihatan kurang terawat, agak semrawut karena terlalu banyak dipenuhi oleh pedagang/toko sovenir dan jualan makanan/oleh-oleh. Masih di sekitar Stasion Kereta Api Medan, termasuk pula sebuah jempatan yang sejak dulu terkenal dengan sebutan "Titi Gantung". Sayang jembatan yang melintas rel kereta ini kurang terawat sehingga agak jarang dilewati orang.

Beberapa bangunan lain yang selalu memerlukan perhatian pemerintah dan warga kota yang concern adalah gedung-gedung tua yang sekarang dimiliki oleh Bank Mandiri, Kantor Pemasaran Bersama (KPB) PT Perkebunan Nusantara, Gedung Bank Indonesia, dan Gedung PT Perkebunan London Sumatera (Lonsum). Termasuk kawasan Lapangan Merdeka yang sekarang fungsinya berubah menjadi kawasan restaurant!

Semoga Medan Heritage ini dimasa depan akan mendapatkan perhatian besar bagi pemerintah, terutama pemerintah Kota Madya Medan dan propinsi Sumatera Utara. Termasuk kawasan lain yang juga wajib dilindungi, seperti Mesjid Raya Medan, Istana Sultan Deli, Kawasan Kesawan, Kawasan Kantor (Jl. Surabaya)!