Tuesday, 9 June 2015

Dolar Rp13.500 Mister

toto zurianto

Mata uang Amerika terus menguat, mata uang Rupiah melemah, Senin ini mencapai puncak. Anda memerlukan Rp13.500 untuk mendapatkan satu Dollar uang Amerika (US$). Apakah ini masalah atau biasa saja? Terserah kita untuk memberikan pendapat. Bagi pemerintah, termasuk bank sentral, biasanya selalu akan melihat kondisi internal ekonomi kita, apakah cukup kuat dan memiliki potensi kuat, atau sedang mengalami tekanan. Tidak bisa dilihat hanya melalui satu sisi. Argumen yang seing muncul tentu saja, kondisi ekonomi kawasan, apakah perekonomian dunia juga mengalami situasi yang relatif sama. Apakah mata uang negara lain, khususnya negara-negara di kawasan dan memiliki banyak kaitan dengan Indonesia, juga sedang mengalami tekanan atau justru relatif stabil.

Melemahnya suatu mata uang, sering dihubungkan dengan kondisi mata uang lain. Sekarangpun situasinya sama. Pemerintah, juga bank sentral akan melihat seberapa besar tekanan yang dialami Rupiah, dibandingkan tekanan yang juga dialami mata uang tetangga. Lalu seberapa lama situasi ini akan berlangsung terus. Apakah akan mengganggu pembayaran luar negeri Indonesia yang menyebabkan neraca pembayaran tergerus? Ini adalah indikator yang menjadi pusat perhatian kita. Neraca Pembayaran sama saja dengan situasi kantong kita, atau personal account. Apakah akan menyebabkan semakin kering, yang memaksa tabungan terkuras, membuat kita terpaksa harus berhutang lagi dan berhutang lagi? Ini adalah bagian yang harus kita persoalkan secara lengkap. Jangan sampai kita menjadi semakin miskin, semakin terkuras, dan semakin tergantung kepada orang lain.

Persoalan tekanan terhadap mata uang Rupiah, jangan pula dilihat sepotong-sepotong saja. pemerintah sering melihat dan membesarkan diri sendiri. Sering soal untung sedikit karena melemahnya nilai Rupiah, dijadikan sebagai faktor lain yang juga akan memberi keuntungan. Faktor tekanan terhadap Rupiah memang akan memberikan manfaat bagi sekelompok masyarakat tertentu. Ketika kita memiliki faktor produksi yang lebih banyak diekspor ke luar negeri, tentu kita bisa merasa mendapatkan windfall. Tapi pasti hanya sedikit diantara kita yang tergolong seperti itu. Struktur  Perekonomian yang lebih banyak defisit, lebih banyak membayar impor, lebih banyak membayar hutang luar negeri, adalah sesuatu yang membuat kita perlu merasa khawatir dan was-was. Sekarang sudah Rp13.500 Mister. Ini angka tertinggi sejak krisis 1998. Tapi kayaknya kita masih adem-adem saja.



Saturday, 6 June 2015

Kopi Aming at Pontianak

toto zurianto

Sore ini, aku ke Kopi Aming di Jalan Haji Abas. Ramai, semua tempat duduk penuh. Hampir semua laki-laki. Kedai kopi yang cukup luas, sekitar 3 pintu ruko besar, sampai ke bagian depan, memang menjadi salah satu pusat kongkow masyarakat kota Pontianak. Apalagi sore itu di layar besar televisi, ada siaran langsung pertandingan Bulutangkis Ganda Putra antara tim Indonesia melawan Tim Jepang.
Karena suasana Kedai Kopi yang terlihat sangat penuh, aku langsung mendatangi meja kasir, dan menanyakan apakah masih ada kursi. Hanya beberapa saat, setelah melihat ke layar monitor (screen CCTV), aku langsung dipersilahkan menuju salah satu tempat yang kebetulan memang kosong. Lumayan hebat, sang manajer (mungkin keluarga pemilik), dengan screen CCTV sederhana bisa langsung menunjuk tempat yang kosong. Lumayan, tidak perlu menunggu lama.

Tujuanku hanya satu, segelas kopi hitam pekat tanpa susu yang menjadi ciri khas Kedai Kopi Aming seperti gambar ini yang disajikan dalam gelas khusus Kedai Kopi Aming.





Hanya beberapa menit, Kopi Kental Hitam yang kupesan tiba di meja.  Gelasnya bagus, sayang menggunakan sendok bebek untuk makan bubur (ayam). Tapi tidak mengapa, rasanya enak. Di atas sedang, hitam dan kental dengan aroma kopi Robusta sedikit dicampur kopi Arabika. Aku tidak tahu asal kopi ini. Tapi sepertinya di wilayah Kalimantan Barat tidak ada tanaman kopi Arabika. Tapi yang penting, rasanya cukup okay. Sedikit mirip sajian Kopi Sedap dari Pematang Siantar.

Di Kedai Kopi Aming, minum kopi, bisa ditemani makanan (agak) berat, seperti nasi goreng, kweetiau, atau bakso. Tapi sore ini belum waktu yang pas untuk makanan seperti itu. Jadi aku hanya memesan Roti kecil yang tengahnya diisi selai, atau serikaya. Rasanya biasa, bahkan serikayanya tidak seperti Serikaya Poenam (Makassar) atau Serikaya Kopi Sedap (Siantar) yang dahsyat.

Menurut cerita seorang teman, Kopi Aming tidak pernah sepi sepanjang hari mulai pagi sampai malam. Sore itu, sekitar jam setengah enam, kurasa ada 100 orang yang sedang kongkow menikmati kopi sambil nonton siaran langsung bulutangkis. Kopi Aming memang beda. Tapi seperti Kedai Kopi lain yang ada di Kota Pontianak, suasananya selalu ramai, sempit, tidak terlalu (bersih). Kopi Aming adalah tempat minum kopi, kongkow, relax, dan pergaualan ala kota Pontianak.







Wednesday, 3 June 2015

FIFA, PSSI dan Menpora

toto zurianto

Kini ntidak hanya PSSI, FIFA, lembaga sepak bola seluruh dunia, juga mengalami krisis. Pimpinan  FIFA dinilai banyak orang dari seluruh dunia, memiliki masalah besar. Banyak yang dituduh korupsi. Lalu beberapa negara melakukan protes besar, dan akhirnya berujung pada pengunduran diri Sepp Blatter, President FIFA yang baru saja terpilih untuk kesekian kalinya.
Lalu di Indonesia, sejak beberapa waktu yang lalu, situasinya tetap runyam tidak terselesaikan.Para pimpinan PSSI, FIFAnya Indonesia, dinilai tidak kredibel dan diprotes banyak pihak. Lalu Presiden, melalui Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nachrawi, juga membekukan kepengurusan (sementara) PSSI.
Masyarakat, tentu saja banyak pertimbangannya, ada yang setuju dengan sikap Menpora, ada juga yang berpendapat lain.
Kita di Indonesia memang perlu melakukan transformasi terhadap sepakbola dan pengelolaan sepak bola di Indonesia. Prestasinya belum bagus, manajemennya lebih jelek lagi. Jadi, memang kita memerlukan langkah besar yang lebih benar. Jangan masyarakat bola dan masyarakat penikmat (pecinta) bola dibuat terombang-ambing. Terlalu besar korban yang diderita akibat manajemen bola yang kita tidak tahu cara penyelesaiannya. mari para pemimpin negara, pemimpin bola, dan pecinta olah raga (bola). Soal sepakbola adalah persoalan tulang dan daging kita yang begitu kita cintai. Jangan dimanipulasi, apa lagi dijadikan permainan (kotor). Kita mau, semuanya dibuka secara luas. Kalau hanya ingin bermain kotor, maaf' jangan dekat. Kita butuh keikhlasan dan upaya penyelesaian. Sepak bola harus kita selamatkan. Kita ingin prestasi dan keterbukaan. Kita ingin Sepakbola Indonesia bisa jaya dan disegani bangsa lain. Pinggir bagi yang orientasinya tidak jelas.

Friday, 15 May 2015

Didi Petet semoga mendapatkan yang terbaik disisiNya

toto zurianto

Dia termasuk salah satu legenda di perfilm-an Indonesia. Mungkin seperti Sophan Sophian, atau Rahmat Hidayat, atau Farouk Afero. Didi Petet yang terkenal setelah Catatan Si Boy dan Si Kabayan, menjadi orang hebat di zamannya. Saya sendiri tidak sering melihat Film-nya, kecuali di Televisi. Termasuk mdi Sinetron. Terakhir saya sering nonton Film TV atau Sinetron "Mantan Preman" yang menampilkan Didi Petet. Sungguh luar biasa aktingnya yang menurut saya, sorry, akan sulit menemukan pemain hebat seperti Didi Petet.

Tadi pagi sekitar jam 05,00 dia pergi menghadap sang pencipta. Tidak saja meninggalkan keluarga dan orang-orang yang sangat mencintainya. Sayapun yang tidak kenal secara pribadi dengan Didi, juga merasa kehilangan sosok yang bermulti talenta, humble, dan menjadi contoh bagi para insan film Indonesia. Dia bukan aktor kacangan dan sekedar mengandalkan popularitas. Dia bermain dengan jiwa dan karakter. Kita melihat dari ucapan dan pilihan kata dan mimik yang dihadirkannnya dalam setiap filmnya. Kita selalu merindukan orang-orang seperti Didi Petet. Tidak hanya di dunia perfilman, juga di tempat lain. Termasuk di pemerintahan dan perpolitikan. Kita kehilangan pada orang-orang yang cinta pengabdian, tidak pelit mendidik, juga tidak berorientasi kepada kebendaan. Selamat jalan aktor besar. Semoga Indonsia bisa melahirkan orang-orang yang hebat kapasitasnya seperti anda, tetapi sekaligus memiliki karakter yang membanggakan.

Monday, 27 April 2015

Perang antara Kebenaran dengan Kebatilan in Avenger; the Age of Ultron

toto zurianto

Sejak minggu lalu, bioskop Indonesia kembali ramai dikunjungi, terutama anak remaja dan para penggila thema-thema pertempuran dan animasi modern. The Avenger seri terbaru kembali menghampiri Indonesia dan dunia. Film ini menjadi sesuatu yang harus ditonton. Sejak Jumat, Sabtu dan Minggu, saya lihat puluhan dan bahkan ratusan orang berbaris seperti semut mengantri untuk mendapatkan tiket. Para orangtua bersama keluarga, terutama anak-anaknya, semua mau menonton pertempuran antara para pembela kebenaran yang antara lain terdiri dari Iron Man, Captain America, Thor, The Incredible Hulk, Black Widow, dan Hawkeye dan banyak lagi. Kali ini mereka mencoba melindungi bumi dari serangan Ultron yang mengancam kehidupan.

Sebenarnya para penghancur dunia (pasukan  Robot Ultron) sendiri awalnya diciptakan untuk tujuan baik. Tapi, karena kehebatannya, robot-robot inipun berubah, berpikir sendiri, dan menjadi sangat ganas.
Dunia memang selalu berisi peperangan, antara kelompok yang menyatakan dirinya "baik" dengan lawannya yang disebut "penjahat". Dan ini, seperti film-film Holywood yang lain, berhasil menyihir dunia, menyihir kita, terutama anak-anak kita untuk menyambut Film heboh ini. Sementara itu, Film-film nasional yang juga bagus, seperti Filosopi Kopi, Guru Bangsa Tjojroaminoto, atau Turis Romantis, menyingkir, mungkin hanya ditonton oleh orang tua dan hanya segelintir. Ya kini Ultron sedang menghancurkan kita, Film-film nasional kita. Kenapa ya menjadi seperti ini? Perlu ada strategi dan cara untuk mengatasi hal ini. Nonton Ultron jelas tidak dilarang, tapi nonton Filosopi Kopi dan Film Indonesia lain, mungkin harus kita galakkan juga.

Tuesday, 7 April 2015

Aparat Pajak Boleh Bergaji Besar

toto zurianto

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi seperti terpesona dengan pekerjaan Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sehingga menurut Yuddy, pegawai dimaksud sangat layak dan pantas diberikan gaji yang tinggi. Pekerjaan aparat pajak sangat berat karena diwajibkan untuk mengumpulkan sejumlah uang yang nilainya sangat besar yang mencapai lebih Rp1.200 triliun pada tahun 2015 ini.

Bahkan menurut Yuddy, dirinya sendiri tidak akan sanggup bila dibebani tugas seperti itu (sebagai Dirjen Pajak dan pegawai perpajakan) meskipun digaji besar. Jadi, Kementerian PAN RB setuju saja kalau pejabat dan aparat perpajakan diberikan penghasilan yang tinggi. Khusus pejabat struktural eselon 1 (peringkat jabatan 27) akan mendapatkan tunjangan mencapai Rp117 juta per bulan.

Banyak pendapat mengenai kebijakan Presiden menyangkut pemberian gaji yang relatif sangat besar ini. Ada yang suka ada juga yang menantang. Bahkan Presidenpun pada saat yang bersamaan telah membatalkan keputusan uang muka pembelian mobil pejabat negara yang jumlahnya hanya Rp210 juta per orang. Alasan yang berbeda untuk kegiatan yang relatif sama. Artinya, para pejabat negara telah dinilai "tidak layak" mendapatkan tunjangan uang muka sebesar Rp210 juta untuk pembelian mobil yang akan digunakan selama 5 tahun. Sementara aparat negara yang lain, kebetulan sebagai pejabat struktural eselon 1 direktorat jenderal pajak (yang secara) hirarki kenegaraan berada di bawah seorang Menteri Negara atau pejabat tinggi negara yang lain, telah diberikan tunjangan mencapai Rp117 juta sebulan.
Entah mana yang keliru, tetapi alangkah anehnya pemikiran kita, seolah-olah kita berasumsi bahwa jabatan menteri itu relatif lebih rendah nilainya dibandingkan dengan jabatan dirjen pajak atau pejabat eselon 1 perpajakan. Kita suka memberikan argumen tanpa didukung oleh suatu alasan atau dasar yang lebih tepat, misalnya dalam kasus ini, kita tidak menggunakan atau mempertimbangkan ilmu mengenai jabatan (job grading). Sangat aneh untuk diterima oleh akal sehingga menyebutkan jabatan dirjen pajak adalah jabatan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Dalam konteks pemerintahan, meskipun nilai jabatan seorang dirjen bisa berbeda dengan dirjen lain dalam suatu kementerian, atau pada kementerian yang berbeda,  namun secara relatif seharusnya nilai jabatan seorang dirjen di pemerintahan tidaklah terlalu jauh beda nilainya.Tidak boleh ada asumsi, misalnya nilai jabatan Dirjen X lebih tinggi dengan nilai jabatan Menteri Y.

Memang semuanya menghendaki pengukuran yang lebih ilmiah. Tidak hanya di kalangan pemerintahan, juga bagaimana nilai relatif jabatan di luar pemerintahan, misalnya Anggota DPR, atau pejabat non pemerintahan yang lain. Saya tidak membantah bahwa mencari uang (pajak) itu tidaklah mudah. Tapi orang juga bisa mengatakan, pekerjaan seorang programmer juga tidak sederhana, tidak semua orang bisa melakukannya.
Tujuan kita adalah bagaimana kita bisa menerima suatu perbedaan, tetapi karena adanya suatu perhitungan yang bisa diterima (akal sehat). Bukan sekedar mengatakan sesuatu itu lebih sulit dibandingkan dengan sesuatu yang lain.




Thursday, 26 March 2015

ASIC 2015 Annual Forum in Sydney

toto zurianto

Beberapa pejabat OJK dari berbagai sektor menghadiri ASIC 2015 Annual Forum di Sydney tanggal 23 and 24 Maret 2015. Kegiatan yang berlangsung di ballroom Hotel Hilton tersebut dihadiri ratusan pimpinan sektor keuangan Australia dan beberapa negara lain.







Monday, 16 March 2015

Gunung Bunder Bogor

toto zurianto

Departemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia (DOSM) Otoritas Jasa Keuangan, Jumat dan Sabtu (13-14 Maret 2015) melaksanakan Team Building di kawasan Gunung Bunder, kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor yang berhawa dingin di ketinggian sekitar 750-1000 meter dari permukaan laut. Kegiatan Team Building yang berthemakan “Understanding the Essence the Team Work” diikuti sekitar 70 pegawai se DOSM adalah forum membangun kebersamaan, kekuatan dan saling mengenal untuk mewujudkan pencapaian tugas lembaga secara baik. Juga membangun kultur Inpresiv OJK yang memiliki Integritas, bersikap Profesional, bekerja secara Sinergi untuk sebuah hasil yang maksimal, menciptakan masyarakat keuangan yang Inklusif, serta berpandangan Visioner ke depan.

Kegiatan yang difasilitasi oleh team Duta Bangsa tersebut juga diisi dengan ceramah membangkitkan motivasi profesional yang inpresiv, dalam rangka menciptakan produk dan pelayanan lembaga yang berkualitas. Banyak kegiatan lapangan (field activity) yang diikuti peserta dengan anthusias, meskipun harus berjalan kaki yang meletihkan.

DOSM in Action


DPSM Family in Gunung Bunder, Pamijahan, Bogor

A Family of Organization Development Directorate

DSDM OJK sedang beraksi

Passport Hijau Negeriku Hijau; Membuat Passport Tanpa Calo

toto zurianto

Passport Hijau, khas sekali. Inilah dokumen perjalanan Indonesia yang selama ini telah menjadi kebutuhan utama setiap warga negara yang bepergian ke luar negeri. Tentu saja, cirinya yang lain adalah, bahwa passport ini tidak berlaku di Israel dan Taiwan. Sedangkan di negara selain kedua negara itu, tentu saja dapat berlaku apabila mendapatkan izin tinggal (visa).
Minggu lalu, karena masa berlaku passport segera habis, maka kami mendatangi kantor imigrasi untuk membuat passport baru (perpanjangan). Biasanya kami mendatangi kantor imigrasi yang ada di Warung Buncit Raya, dan biasanya kami "terpaksa" mengandalkan pihak jasa pengurusan passport (istilah umumnya, calo, tetapi tidak memaksa). Biasanya, semua dokumen sudah dipersiapkan, sudah diisi oleh pihak pemberi jasa pengurusan. Jadi begitu ke Kantor Imigrasi, langsung ke ruang photo, menunggu sebentar, tidak lebih dari 10 menit, dan langsung ke meja untuk mengecek data dan photo. Tentu saja kami harus membayar biaya jasa pengurusan.

Lalu minggu lalu, kami memutuskan untuk mengurus passport sendiri. Harus ada waktu yang dikorbankan, tapi tidak apa-apa. Lokasinya cukup dekat dengan rumah kami, di Jalan Karang Tengah Raya,  di sebuah pertokoan/kantor antara Lebak Bulus dengan Cinere. Menurut informasi, semua yang ingin membuat passport secara langsung (baru atau perpanjangan/pergantian), haruslah mencatatkan namanya di papan antrian. Bagi yang melakukan proses secara on-line, tentunya pengantrian dilakukan menurut jadwal (yang diisi secara on-line). Ketika aku mendaftar di papan antri, sekitar jam 06.00 pagi, sudah ada 10 orang yang mendaftar.

Selanjutnya tepat jam 08.00 pagi, pintu kantor di buka, dan nama-nama yang sudha mendaftar dipanggil untuk antri. Tentu saja semua dokumen pendukung harus disediakan sehingga semuanya siap saat mengisi dan menyampaikan formulir (yang sudah diisi) kepada petugas imigrasi. Semua peserta pada antri dengan cukup tertib, sekitar 1 sampai 2 jam, kitapun dipanggil untuk klarifikasi data dan photo apabila semua persyaratan sudah terpenuhi.
Apabila semuanya sudah okay, maka pemohon langsung membayar melalui Kartu Debit/ATM Bank yang disediakan di kantor imigrasi, dalam hal ini baru Bank Mandiri dan BCA. Apabila pemohon tidak mempunyai Kartu ATM kedua bank tersebut, maka akan dibuatkan formulir penyetoran, dan pemohon akan membayar langsung di bank. Singkat kata, tidak ada transaksi uang kas antara pemohon dengan petugas imigrasi. Untuk sebuah Passport (hijau) 48 halaman, saya membayar sesuai kuitansi Rp355.000. Setelah membayar, langsung Photo dan diberikan semacam bukti pembuatan passport untuk pengambilan dalam waktu 3 (tiga) hari kerja berikutnya.

Setelah 3 hari menunggu, akhirnya Passport Hijau baru Indonesiapun keluar. Wah passport sekarang memang terlihat lebih keren. Warna Covernya berubah sedikit, tidak lagi hijau tua agak butek, tapi lebih bagus. Juga perhatikan halaman dalamnya, sungguh lebih bagus. Di setiap halaman, secara transparant terdapat gambar hewan asli Indonesia yang sangat membanggakan.

Bukan Paspor Hijau lagi

Kita memang bseharusnya bangga mempunyai paspor (passport) Indonesia kita. Kita bangga dengan warnanya yang berubah cukup bagus. Kita bangga, di dalamnya ada gambar hewan asli Indonesia yang sangat indah. Kita juga bangga, ternyata mengurusnya tidaklah sulit. Ada pengorbanan waktu, tetapi bisa dilakukan sendiri tanpa perantara (tanpa jasa pengurusan atau calo). Biayanya pun sangat terjangkau tanpa ada pemerasan.

Ada perubahan, semoga semua proses keimigrasian kita menjadi lebih baik. Termasuk imigrasi masuk di bandara yang pelayanannya masih belum seperti pelayanan di luar negeri.

Thursday, 12 March 2015

OJK; Aspek Edukasi dan Perlindungan Konsumen

toto zurianto

Untuk membangun sektor keuangan Indonesia agar secara organisasi berkinerja sehat, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dalam pembangunan ekonomi bangsa, dan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya, maka peran edukasi dan perlindungan konsumen, menjadi penting dan tidak bisa dilakukan secara sambilan. Kehadiran Otoritas Jasa Keuangan bukan saja dalam rangka melakukan pengawasan terhadap industri keuangan secara terintegrasi/terpadu, yang sebelumnya dilakukan oleh beberapa instansi secara terpisah. Kini OJK dilengkapi dengan fungsi edukasi dan perlindungan konsumen sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun sektor keuangan Indonesia.

Dalam rangka mewujudkan dan meningkatkan peran OJK di bidang edukasi dan perlindungan konsumen, Dewan Komisioner OJK menetapkan untuk merekrut pegawai level staf yang secara khusus akan menangani kegiatan bidang edukasi dan perlindungan konsumen, terutama untuk memenuhi kebutuhan di kantor OJK di daerah. Program tersebut didisain secara khusus oleh Direktorat Pengembangan SDM OJK yang disebut sebagai program Pendidikan Calon Staf Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, atau PCE-OJK. PCE OJK adalah program pendidikan yang akan menyiapkan pegawai tingkat staf yang nantinya akan ditempatkan di seluruh satuan kerja OJK di seluruh Indonesia, terutama di Kantor Regional dan KOJK, untuk menangani pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan edukasi dan perlindungan konsumen.

Untuk tujuan tersebut, pada hari Selasa 10 Maret 2015, Wakil Ketua OJK, Rahmat Waluyanto telah membuka pendidikan dimaksud di Ruang Seminar 108 Kampus Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Kemang Jakarta Selatan. Pendidikan yang diikuti 39 peserta tersebut, akan berlangsung selama 6, bulan, terdiri dari 1 bulan pendidikan Klasikal, 2 On-the Job Training, dan sekitar 5 bulan kegiatan Orientasi Kerja.


Wakil Ketua OJK Rahmat Waluyanto, para Pejabat OJK dan peserta program Pendidikan Calon Staf OJK 2015 photo bersama di Kampus LPPI Kemang.




Penyematan tanda peserta oleh Wakil Ketua OJK Rahmat Waluyanto


Wakil Ketua OJK Rahmat Waluyanto memberikan Sambutan dan Arahan kepada peserta Pendidikan Calon Staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen.


Kepala Departemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia Hernawan B. Sasongko bersama Pejabat DOSM memberikan penjelasan dan arahan kepada peserta pendidikan PCE-OJK (10 Maret 2015)



Saturday, 7 March 2015

Haji Lulung dan Ahok

toto zurianto

Ahok menjadi pribadi yang fenomenal. Banyak orang yang kagum. Seorang Cina yang dianggap sangak sukses menjadi orang Indonesia. Pernah jadi Bupati Belitung Timur, Anggota DPR. Saudara kandungnya sekarang juga menjadi Bupati. Hanya sebentar menjadi Wakil Gubernur Jakarta, sekarang menjadi Gubernur. Bicaranya keras dan sangat kasar. Kelihatan sebagai orang yang sangat hebat, pribadi yang dikesankan jujur dan tidak memerlukan jabatan, apalagi urang. Masyarakatlah yang memerlukan Ahok, bukan sebaliknya. Jadi Ahok orang yang maju terus pantang mundur. Sering menggunakan gue dan elo! Juga (nama hewan) sebagai ungkapan.  Beberapa waktu yang lalu, membawa dokumen tebal ke KPK untuk melaporkan DPRD DKI, yang dituduh "mencuri" uang negara lebih dari Rp12 triliun.

Lalu Haji Lulung. Dikenal sebagai pengusaha di Tanah Abang. Mungkin ada orang yang menuduhnya berusaha menggunakan (kekerasan) untuk berhasil. Dia sekarang Anggota DPRD DKI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan salah seorang Wakil Ketua. Haji Lulung bersama Pimpinan DPRD DKI lain, sekarang dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab mengkorupsi (atau menggelembungkan) nilai/angka RAPBD DKI. Masyarakat, termasuk yang di sosial media, banyak yang mem-bully Haji Lulung. Sungguh luar biasa, apakah karena merasa memang Haji Lulung seorang Penjahat, atau karena memang sebagai pendukung utama Ahok yang dianggap sangat bersih dan mulia. Pokoknya Pak Haji Lulung dianggap sebagai yang "harus dibasmi".

Tentu saja kasus ini memerlukan bukti sebagai alat pembenaran yang lebih pas. Hanya saja, berdasarkan pembahasan di Indonesia Lawyer Club (ILC), maka semua angka-angka RAPBD DKI, pasti diusulkan pihak eksekutif yang berada dalam tanggung jawab Pak Gubernur Ahok. Kemudian dibahas bersama-sama, DPRD (bukan hanya Haji Lulung) dan Gubernur (para Pejabat Gubernur). Lalu hasilnya sebagai kesepakatan bersama yang ditandatangani bersama sebelum disampaikan ke Menteri Dalam Negeri. Selanjutnya apabila semuanya berjalan normal, maka eksekusi dari APBD (DKI) sepenuhnya dilakukan oleh Eksekutif, Gubernur dan jajarannya. DPRD sama sekali tidak melakukan eksekusi anggaran. Jadi bagaimana ya sikap kita menghadapi kasus ini. Kalaupun anggota DPRD DKI terlibat dan mendapatkan uang, pasti karena dikasih oleh Pemerintah (DKI).  Jadi agak aneh juga ketika Gubernur Ahok menganggap Anggota DPRD DKI melakukan mencurian uang (RAPBD).
Cerita Ahok memang sepertinya tidak bisa berhenti. Dia selalu beranggapan, semua Anggota DPRD DKI sebagai siluman yang sangat mungkin melakukan tindak pidana korupsi. Masyarakat banyak yang berpikir begitu. Bahkan terlalu suka menuduh tanpa bukti yang jelas. Semoga mereka, Ahok (Gubernur DKI dan Pejabat Pemda DKI) dan Haji Lulung (seluruh Anggota DPRD DKI) bukan pemain Sandiwara yang suka mempermainkan emosi rakyat. Yang membuat rakyat bisa saling membenci, atau memihak secara emosional tanpa alasan dan pertimbangan yang jelas.

Friday, 6 March 2015

Treat People Right

toto zurianto

Sebuah buku cukup lama sekitar tahun 2003 dari Edward E. Lawler, judulnya Treat People Right; How Organizations and Individuals Can Propel Each Other Into A Virtuous Spiral of Success. Buku ini menarik dan selalu menjadi referensi penting para pengelola SDM di seluruh dunia. Inspirasi buku ini, bukan sekedar memperjuangkan hak-hak individu pegawai dalam suatu perusahaan/organisasi, tetapi terutama karena tujuan perusahaan/organisasi yang selalu harus eksis, bermanfaat, menghasilkan (menguntungkan) dan berkembang terus. Karena perusahaan atau organisasi harus selalu dijaga perjalanannya, maka penting pula untuk menjaga orang-orang yang ada di perusahaan/organisasi agar lebih kontributif. Tidak pernah ada yang bisa berjalan sendiri-sendiri. Kalau perusahaan berjalan bagus, maka orang-orang yang ada (people) haruslah hebat dan terbaik. Lalu untuk mendapatkan orang-orang yang hebat, profesional dan dengan karakter kuat, maka perusahaan/organisasi haruslah hebat dan sukses.
Tentu saja, memperlakukan orang-orang dengan benar dan baik, bukan karena perusahaan/organisasi menjadi sok generous. Tetapi upaya membangkitkan motivasi dan kreativitas agar akhirnya orang-orang yang ada, dapat memberikan manfaat lebih kepada perusahaan/organisasi.

Thursday, 5 March 2015

PCS-OJK Angkatan II, at LPPI Campus

toto zurianto


Inilah momen-momen ketika para peserta Pendidikan Calon Staf Otoritas Jasa Keuangan PCS-OJK Angkatan II tahun 2015-2016 baru saja memulai programnya di Kampus LPPI, Jalan Kemang Ray Jakarta Selatan. Program yang berlangsung selama sekitar 11 bulan ini dibagi dalam beberapa modul/kurikulum pembelajaran, yaitu; modul ke-OJK-an (tentang organisasi OJK secara keseluruhan), Modul Pengetahuan OJK (terutama yang berhubungan dengan tugas pokok OJK di bidang pengawasan sektor jasa keuangan dan edukasi perlindungan konsumen), Modul Pengembangan Diri dan Kepemimpinan, Modul On-the Job Training (secara berkelompok peserta akan melakukan OJT untuk memahami pelaksanaan tugas di beberapa satuan kerja), dan Modul Orientasi Kerja (sebagai persiapan kerja/praktek kerja di satuan kerja rencana penempatan peserta).
Para peserta juga akan mengikuti kegiatan kebangsaan, cinta tanah air dan disiplin dalam program Kesamaptaan di training ground Paspampres Bogor selama 9 hari kerja.
Setiap kegiatan akan dievaluasi dalam bentuk ujian, penulisan laporan/paper dan pelaksanaan presentasi, baik secara kelompok maupun secara individual.


Peserta PCS-OJK Angkatan II bersama Ibu Anny Ratnawati, Wamenkeu 2010-2014
 



Sedang mendengar Kuliah Umum Bapak Muhammad Yusuf, Kepala PPATK RI.


II


Pejabat OJK, photo bersama sebelum pembukaan PCS-OJK Angkatan II




Program Pendidikan Calon Staf OJK Angkatan II

toto zurianto

Bertempat di Ruang Serba Guna Kampus Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan, Selasa 3 Maret 2015, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad didamping Wakil Ketua Rahmat Waluyanto membuka program Pendidikan Calon Staf (PCS) OJK Angkatan II yang diikuti 214 peserta. Pendidikan dalam rangka mempersiapkan calon pegawai OJK sehingga siap bekerja di lingkungan OJK di seluruh Indonesia, berlangsung sekitar 11 bulan yang dibagi dalam 5 modul pendidikan, yaitu; modul ke-OJK-an, modul pengetahuan OJK, modul pengembangan diri dan kepemimpinan, modul on-the job training (OJT), dan modul orientasi kerja.
Ketua OJK dalam sambutan pembukaan menekankan kepada peserta untuk mengambil peran aktif dalam rangka membangun organisasi OJK sehingga memberikan arti bagi organisasi, bagi perkembangan sistem keuangan Indonesia, dan pembangunan ekonomi bangsa.
Khusus bagi peserta PCS, juga ditekankan melihat organisasi OJK melalui perspektif yang lebih luas, mampu memberikan arti bagi lembaga dan tertantang untuk mengisi ruang-ruang kosong yang perlu diberi warna dan diberi arti. Semua orang di OJK diberikan kesempatan yang luas untuk membeirkan kontribusinya bagi pembentukan organisasi yang bisa memberikan kontribusi kepada bangsa. Perkembangan sektor jasa keuangan yang demikian luas, telah menempatkan OJK sebagai salah satu institusi penting yang terus menunjukkan perannya yang menjadi sangat strategis.





Ketua dan Wakil Ketua OJK photo bersama peserta PCS-OJK Angkatan II




Peserta PCS OJK Angkatan II bersama Bapak Muhammad Yusuf Kepala PPATK




Episode Kehidupan

toto zurianto


Hidup itu menarik. Karena dia sebuah episode, sebuah perjalanan dan perjuangan panjang untuk berusaha menjadi baik. Tetapi tidak perlu merasa yang paling baik, yang paling benar. Kalau menjadi pemimpin, tidak perlu merasa menjadi yang paling mengetahui. Menganggap orang lain tidak mengerti apa-apa. Apalagi kalau harus menghina orang dan berkata kasar. Pemimpin selalu melakukan perubahan, membuat sesuatu menjadi lebih berarti, membuat orang menjadi lebih dihargai-juga dihormati. Sebuah perilaku yang humble yang membuka hati dan jiwa. Kita sedang mencari seorang yang visioner, tetapi dengan jiwa yang ikhlas, memberikan inspirasi dan tidak sok jago. Dimana kau pemimpin berjiwa nabi yang setiap kata-katanya selalu membuat semua menjadi terharu?

Monday, 2 March 2015

Suksesi Politik Indonesia

toto zurianto

Salah satu pergantian kepemimpinan partai politik yang cukup menarik, hangat tetapi berlangsung lancar adalah suksesi Kepemimpinan di Partai Amanat Nasional (PAN). Partai yang berdiri di awal reformasi dan transformasi politik Indonesia atas prakarsa tokoh reformasi Amin Rais, sekali lagi membuktikan terlaksananya pergantian kepemimpinan yang cukup bagus. Berbeda dengan yang terjadi di Partai Golongan Karya (Golkar), atau Partai Persatuan Pembangunan (PPP), apa yang dilakukan para kader PAN, kelihatannya memberikan nuansa progresif dan baik. Meskipun bukan sebagai partai yang besar, tetapi PAN tercatat sebagai Partai Politik Indonesia yang kehadirannya cukup memberi warna. Kadernya banyak yang tercatat sebagai tokoh nasional di berbagai bidang. Ini sebuah perjalanan yang kiranya perlu dijadikan benchmarking.
Kita bisa melihat bagaimana pergantuan kepemimpinan di partai itu, mulai pemrakarsanya dan pemimpin pertama, Amin Rais, lalu Sutrisno Bachir, kemudian Hatta Rajasa, dan sekarang eranya Zulkifli. Situasi berlangsung ketat, meriah, dengan persaingan tinggi, tetapi melalui atmosphere yang kundusif.

Inilah salah satu suksesi perpolitikan yang mungkin sebagai gaya Indonesia yang patut dipertimbangkan. Memang kita sedang menunggu, bagaimana sebenarnya sebuah gaya politik suksesi Indonesia yang progresif tetapi tidak mengerikan, bisa diwujudkan di Indonesia. Bukan gaya Partai Demokrat (PD), atau Gaya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang belum melahirkan sebuah sistem suksesinya yang terbaik. Atau mungkin apa yang terjadi di Partai Gerindra dan Hanura!
Kita sedang menunggu kelahiran sebuah sistem suksesi partai politik Indonesia yang tidak menakutkan, sistem suksesi yang memberikan apresiasi kepada pihak yang kuat juga pihak yang lebih lemah. Tempat dimana para politisi bisa maksimal kontribusinya, dimanapun dia berada.

Wednesday, 25 February 2015

Masalah Asuransi Kredit Mobil di Bank CIMB Niaga

toto zurianto

Saya termasuk orang yang suka mencoba memanfaatkan berbagai fasilitas sektor jasa keuangan secara maksimal. Juga karena keterbatasan dana dan memerlukan pinjaman, saya punya pengalaman cukup banyak untuk memanfaatkan fasilitas Kredit dari bank. Termasuk yang paling sering adalah Kredit Kepemilikan Mobil di bank (KPM), dalam hal ini terutama dari Bank (CIMB) Niaga. Mungkin sudah sejak tahun 1997 untuk pertama kalinya saya memanfaatkan fasilitas itu. Lalu melakukannya beberapa kali lagi. Terakhir hampir 3 tahun lalu, saya juga mengambil fasilitas kredit mobil di CIMN Niaga.  Biasanya bersamaan dengan persetujuan kredit, saya juga langsung membayar asuransi total selama 3 tahun (sesuai jangka waktu pinjaman). Tentu saja asuransi harus membayar police asuransi All Risk yang perusahaan asuransinya ditentukan sendiri oleh bank yang bersangkutan dengan bunga yang tidak mungkin bisa kita tolak atau ditawar.
Pokoknya selama kita mempunyai keperluan untuk meminjam, maka semua persyaratan harus kita setujui. Seingat saya, nasabah peminjam uang (debitur) adalah seorang yang hanya diberikan pilihan, mau menggunakan fasilitas kredit, atau tidak. Lalu tandatangan, bahkan sering tidak dibaca karena kita memerlukan dengan segera fasilitas pinjaman dari bank.
Yang menjadi persoalan, saya sampai saat ini, sudah lebih 2,5 tahun mendapatkan fasilitas kredit dari Bank CIMB Niaga, saya belum mendapatkan police asuransi dimaksud. Lalu ketika saya menghubungi bank CIMB Niaga sebulan lalu, dengan telephone sekitar 6 kali telephone, dan diminta menulis email (sudah empat kali email), sampai sekarang ternyata belum ada penyelesaian.
Menurut Customer Care Bank CIMB Niaga (Ibu Nugie), perusahaan asuransi mobil saya adalah Asuransi Raksa. Saya mencoba berhubungan langsung dengan Asuransi Raksa, dan setelah menyesuaikan dengan nomor rangka dan nomor mesin kenderaan, diperoleh info dari pihak Asuransi Raksa, bahwa benar kenderaan saya mendapat fasilitas asuransi dari perusahaan tersebut, tetapi sudah berakhir (hanya 1 tahun saja). Saya terkejut, tetapi saya mencoba menghubungi Bank CIMB Niaga, mungkin asuransinya dipindahkan ke perusahaan asuransi lain. Hanya saja sampai hari ini saya belum mendapatkan jawaban dari Bank CIMB Niaga. Apa yang harus kita lakukan, padahal kita harus meng-klaim ke perusahaan asuransi akibat kondisi kenderaan yang harus diperbaiki. Mungkin pengalaman ini tidak terlalu berarti bagi banyak orang. Tetapi, untuk menjamin sebuah sektor jasa keuangan Indonesia yang baik dan dipercaya, tentu saja banyak hal yang harus diperbaiki oleh semua pengguna sektor jasa keuangan Indonesia. Termasuk oleh konsumen sendiri seperti saya, yang harus melakukan check and re-check atas hal-hal yang disampaikan atau dikerjakan pihak industri jasa keuangan (dalam hal ini Bank CIMB Niaga).

Tuesday, 24 February 2015

Transformasi Organisasi

toto zurianto

Salah satu bagian penting yang harus hidup dan menjadi nafas sebuah organisasi adalah melakukan transformasi. Sebuah organisasi, baik organisasi swasta (private) maupun organisasi milik negara atau pemerintah, selalu dihadapi oleh tantangan eksternal yang memaksanya untuk melakukan penyesuaian atau perbaikan. Perkembangan eksternal yang selalu tidak bisa dicegah, terutama akibat pengaruh perkembangan teknologi, membuat setiap orang dituntut melakukan penyesuaian. Kegagalan atau keenganan sebuah organisasi untuk melakukan perubahan atau adaptasi, lambat laun akan membuat organisasi tersebut menjadi kehilangan jiwa dan eksistensinya.

Tren ke depan, tentunya bukan saja akibat pengaruh teknologi yang perkembangannya tidak bisa dicegah. Tetapi termasuk juga cara-cara pengelolaan organisasi (business process) yang menghendaki segala sesuatunya dilakukan secara cepat. Para customers dan stakeholders biasanya mempunyai pilihan dan alternatif. Organisasi tidak bisa hanya diam saja. Semuanya menghendaki kecepatan dan pelayanan yang lebih baik. Itulah yang harus dikerjai orang-orang dalam organisasi.

Jadi proses transformasi menjadi sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Inilah yang harus hidup dan menjadi jiwa orang-orang yang ada dalam sebuah organisasi. Kita perlu senantiasa melakukan transformasi. Kita perlu memberikan pelayanan yang cepat, efisien dan efektif. Tidak ada tawar-menawar. Tetapi tentu saja, imbalan dari setiap prestasi, akan seimbang. Selalu ada reward yang menarik dan bersaing bagi orang-orang terbaik yang memberikan lebih. Selalu ada peringatan dan punishment bagi orang-orang yang kurang memberikan kontribusi. Persaingan adalah jiwa yang harus dihidupkan ketika kita akan melakukan proses transformasi. Orang terbaik harus dihargai. Orang yang sedang, diberikan reward sedang. Orang yang kurang, harus diberikan kurang seraya dibina dan dibimbing agar menjadi lebih baik. Itulah proses transformasi yang sesungguhnya.

Gedung Merdeka, salah satu gedung kantor Otoritas Jasa Keuangan di Jl. Budi Kemuliaan.


Ketua Otoritas Jasa Keuangan Dr. Muliaman D. Hadad bersama peserta PCS-OJK Angkatan 1.

Saturday, 21 February 2015

Lion Air delay parah; harus bagaimana?

toto zurianto

Minggu ini, tepatnya sejak Rabu (18 Februari 2015) sampai Jumat (20 Februari 2015), selama 3 hari, Lion Air, maskapai low carrier Indonesia paling besar, mengalami delay penerbangan luar biasa. Di Jakarta, Semarang, Jogja, dan Medan, serta kota-kota lain, ratusan dan ribuan penumpang tidak bisa berangkat. Tentu saja dengan berbagai alasan, mulai tidak ada penjelasan dari petugas Bandara, sampai pembayaran refund yang juga tidak jelas, juga pemberian makanan karena harus menunggu ber jam-jam di Bandara, semuanya menyebabkan penumpang pada ngamuk. Indonesia mengamuk, dan ini jelas merugikan banyak pihak. Apalagi, kita bisa menyaksikan bagaimana tindakan anarki tidak mampu ditahan oleh sebagian calon penumpang yang memaksa petugas counter check-in harus pergi dari komputernya.

Pada akhirnya, setelah ber-jam-jam, setelah beberapa hari, pihak manajemen memberikan penjelasan tentang penyebab kekisruhan ini. Beberapa pesawat, dengan berbagai penyebab, antara lain adanya kerusakan mesin akibat adanya burung yang memasuki mesin, membuat delay tidak bisa dihindari. Kalau beberapa pesawat yang harus parkir, maka delay berjamaah menjadi ber-multiplier effect. Ada efek bertubi-tubi yang dialami oleh rencana penerbangan Lion Air.

Mungkin Sabtu ini (21 Februari 2015), Lion Air akan bisa membuat keadaan menjadi normal. Tetapi besar sekali pembelajaran yang dialami manajemen dan pemilik. Agar Lion Air mampu menjadi yang terbesar di Indonesia, bahkan mengalahkan Garuda sebagai Indonesian flight carrier yang sahamnya terutama dimiliki oleh pemerintah, memang perusahaan ini mendesak untuk bisa dikelola secara profesional. Terlalu besar asset perusahaan ini. Pesawatnya (yang relatif berusia muda, seperti Boeing 737 series 900) sudah lebih 110, bahkan bisa menjadi 150 dalam beberapa tahun kedepan karena perusahaan ini juga memesan ratusan Airbus series A320.

Perusahaan penerbangan bisa besaer, bukan saja karena pesawatnya banyak dan mampu melayani ratusan tujuan perjalanan. Masa 10-20 tahun, adalah waktu penting untuk melakukan pembenahan di bidang manajemen, termasuk soal pelayanan darat, perawatan pesawat, SDM pendukung, atau sistem-sistem yang akan membuat perusahaan menjadi terbaik. Ini masa terbaik bagi Lion Air untuk melakukan pembenahan. Mungkin bukan hanya Lion Air, tetapi juga Garuda dan perusahaan penerbangan lain.
Indonesia yang semakin maju dan kini memerlukan pelayanan penerbangan yang terbaik, merupakan pasar penting yang harus diperhatikan dan dibenahi.


Wednesday, 18 February 2015

Kisruh KPK POLRI; belum selesai

toto zurianto

Belum sepenuhnya selesai, tetapi hari ini Presiden Jokowi membatalkan pengusulan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri yang kontroversial, tetapi sudah disetujui DPR. Persoalan belum selesai meskipun secara bersamaan Presiden sudah menetapkan 3 Pimpinan (sementara) KPK, yaitu; Taufiqurrahman Ruki, Indriyanto Senoadji, dan Johan Budi  untuk menggantikan Abraham Samad (ketua KPK) dan Bambang Wijayanto (Wakil ketua KPK) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
Sebagai pengganti Budi Gunawan, Presiden mencalonkan Komjen Badrodin Haiti, sekarang Wakapolri dan Plt Kapolri sebagai calon Kapolri.

Keputusan Presiden belum menyelesaikan masalah, tetapi lumayanlah. Dalam waktu dekat, kalau Komjen Badrodin lolos Fit and Proper Test DPR, tentunya dia akan segera dilantik. Semoga Komjen Badrodin tidak tersangkut persoalan yang sama dengan Komjen Budi Gunawan, terutama soal rekening gendut. Ada baiknya, Presiden memanfaatkan informasi KPK dan PPATK untuk menjamin, bahwa Komjen Badrodin Haiti, tidak saja Profesional di Kepolisian, tetapi sekaligus bersih, tidak terlibat korupsi, dan memiliki semangat (passion) pada gerakan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Semoga Komjen Badrodin termasuk pemimpin Polri yang punya visi untuk membersihkan kepolisian, meningkatkan profesionalisme polisi, dan membuat polisi di level bawah dapat hidup secara sejahtera.

Lalu KPK, buat sementara kita lega, para Pimpinan sementara KPK adalah orang-orang yang selama ini dikenal sebagai orang-orang yang mempunyai reputasi dalam gerakan pemberantasan korupsi.

Thursday, 5 February 2015

Citibank Indonesia; Sering menjengkelkan

toto zurianto

Citibank Jakarta yang menjengkelkan

Saya termasuk pelanggan Citibank terlama. Credit Card membership sejak 1991, sudah 24 tahun. Meskipun termasuk bank besar dan terkenal, tapi sering juga menjengkelkan. Terutama soal pelayanan dan pemaksaan untuk membuka rekening. Berkali-kali karyawan atau Agent Citibank menelephone untuk membuka Citi PremierMiles Card, tapi saya tolak. Akhirnya secara sepihak rekening itu dibuka juga (oleh Citibank) dengan mengirim kartu ke saya. Katanya kalau  tidak diaktifkan, tidak apa-apa. Artinya, kartu akan berlaku kalau saya aktifkan.
Anehnya, kartu itu, tiba-tiba aktif (4617-7820-9020-75XX) dan mengirimkan lembar tagihan ke saya. Tidak banyak, cuma Rp234.079 yang harus saya bayar tanggal 16 Februari 2015.

Sulit juga mengetahui, tagihan apa itu. Lalu saya telephone tanggal (5 Feb 2015; sekitar jam 14.00). Katanya itu tagihan kartu saya yang lain Citibank (4541-7900-6164-5XXX). Katanya, saya juga mengikuti  program single tagihan! Apa pulak ini. Bagaimana mungkin, tanpa persetujuan saya, suatu tagihan dari suatu kartu (rekening, 4541 ..), harus pindah ke kartu (rekening lain, 4617 ...) yang sebenarnya tidak pernah saya buka.

Lalu, untuk menghilangkannya, saya harus membayar tagihan pada suatu kartu/rekening (Citi PremierMiles) yang tidak pernah saya buka.

Memang sangat menjengkelkan - How worst and stubborn the Citibank of Indonesia today.


Wednesday, 28 January 2015

Dubai Bandara tersibuk di dunia

toto zurianto


Selama puluhan tahun, Bandara Heathrow di London (LHR) mencatatkan diri sebagai bandara tersibuk di dunia dengan penumpang mencapai puluhan juta setiap tahun. Tapi tahun lalu (2014), predikat itu mulai pindah tangan. Kini bandara tersibuk dunia disandang oleh Bandara Internasional Dubai di Uni Emirates Arab. Tahun lalu, bandara Dubai (DBX) disinggahi oleh sekitar 70,5 juta penumpang, mengalahkan Heathrow (LHR) yang mencapai 68,1 juta penumpang. Sebenarnya penumpang yang singgah di Heathrow meningkat dibandingkan tahun 2013, yaitu naik tipis sekitar 1,2%. Tetapi bandara Dubai meningkat luar biasa, mencapai 6,1% dibandingkan tahun 2013.
Peningkatan luar biasa Bandara Dubai, tentunya karena peran Dubai yang semakin tinggi yang kini menjadi salah satu pusat keuangan dan pusat wisata internasional yang berkembang luar biasa. Pembangunan  pusat pertumbuhan ini, juga didukung oleh perkembangan maskapai Emirates Airline yang kini juga tercatat sebagai salah satu perusahaan penerbangan paling besar dan canggih di dunia.

Emirates Airlines berhasil menjadi penjelajah dunia, penghubung wilayah timur (Asia) dan Wilayah Barat, negara-negara Eropa (terutama Eropa Barat) dan benua Amerika, terutama Amerika Serikat dan Kanada. Dengan dukungan pesawat terbaru dan tercanggih berbada lebar, Emirates sukses membawa penumpang dari timur, untuk singgah di Dubai, dan selanjutnya meneruskan perjalanan menuju barat, negara Afrika dan wilayah Timur Tengah/Arab.

Bersaing dengan Singapore Airlines, Emirates kini tercatat sebagai perusahaan penerbangan yang paling banyak mengoperasikan pesawat jet super jumbo Airbus A-380. Tidak kurang dari 57 pesawat A-380 yang kini hilir mudik di seluruh dunia yang dioperasikan Emirates bersama-sama pesawat lain kelas A-330, 340, dan 350 (segera menyusul), serta Boeing-777 berbagai versi. Seluruhnya mencapai 218 pesawat, semuanya berbadan lebar (2 gang).
Jadi, tidak heran, kalau kini Dubai International Airport menjadi yang terbesar di dunia, dan kemungkinan akan berkembang terus di waktu yang akan datang.

Friday, 16 January 2015

A Friendship within 27 years

toto zurianto

Ini sebuah persahabatan yang cukup lama. Bisa juga persaudaraan. Tepatnya kita bertemu pada bulan April 1987, ketika kami, sebanyak 48 orang sama-sama diterima sebagai calon pegawai Bank Indonesia. Kami sebanyak 48 orang dari seluruh Indonesia, berkesempatan mengikuti sebuah pendidikan selama setahun dalam program Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) Bank Indonesia Angkatan 12.
Sudah hampir 28 tahun, Jumat, 16 Januari 2015, sebagian kami bertemu melepas rindu di sebuah tempat di kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jl. Thamrin/Kebon Sirih Jakarta.



 

Wednesday, 14 January 2015

KPK Menantang Presiden

toto zurianto

Berita hangat minggu ini adalah ketika KPK, Selasa 13 Januari 2015 menetapkan seorang perwira tinggi Polisi yang dicalonkan Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menjadi tersangka. Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) yang sebelumnya pernah dicalonkan Jokowi menjadi salah seorang Menteri pada Kabinet JKW-JK, diusulkan sejak Jumat lalu untuk menggantikan pejabat Kapolri sekarang Jenderal Polisi Sutarman yang sebenarnya masih belum pensiun hingga Oktober 2015.
Kalau menurut Tjipta Lesmana (Sindo, 14 Januari 2015), ini sebuah duel terbuka, dimana terlihat seolah-olah, KPK sedang menantang Presiden. Tetapi, apakah kini DPR yang berencana melakukan proses Fit and Proper Test terhadap Budi Gunawan, tetap akan menjalankan tugasnya dan tenang-tenang saja sementara lembaga hukum yang lebih dipercaya, seperti KPK sudah menetapkan status hukum dari calon Kapolri? Kita tunggu kelanjutan c erita ini. Bagi masyarakat, hanya satu permintaan. Jangan sampai orang yang seharusnya kita respect, akhirnya tidak mampu mempertahankan reputasinya. Jangan sampai lembaga kepolisian harus menanggung aib karena perbuatan sebagian kecil anggotanya.



Monday, 5 January 2015

Menatap 2015

toto zurianto

Mungkin banyak yang sudha dilakukan sepanjang 2014. Tetapi jelas, ekspektasi orang terhadap kita biasanya tidak pernah berhenti. Ketika kita mencapai sesuatu titik tertentu, maka pada saat yang sama , kita sering menggeser target pencapaian menjadi lebih tinggi. Ini hal wajar dan sebaiknya seperti itu.
Lalu, jelas 2015 menjadi milestone baru yang perlu kita realisasikan. Apa-apa yang belum dilakukan dan atau hal-hal yang dijalankan dengan kurang sempurna, maka pada saatnya, semua harus kita perbaiki. Di lembaga negara dan pemerintah, termasuk BUMN dan para pegawai negeri/daerah, situasinya hampir sama saja. Kini pegawai negeri dan negara, sama seperti pada bidang swasta. Semuanya memerlukan KPI dan Individual Target. Mari kita susun sesuai kemampuan dan budget. Jadikan tahun 2015 sebagai sesuatu yang menjadi impian kita. Bukan hanya pemerintah yang kini sering membuat target dan kritikan. Kitapun harus seperti itu. Kita perlu  membuat pencapaian yang berbeda. Jangan bisa-biasa saja. Sering banyak pekerjaan, tetapi nilainya kelihatan rendah. Para pemimpin, negara ini, juga lembaga-lembaganya, perlu kita arahkan pada pencapaian dengan nilai tambah yang tinggi. Itulah hal yang harus dijalankan. Jangan biasa-biasa saja yang kelihatannya hebat. Padahal tidak cukup punya arti.
Kita tatap 2015 lebih optimistik dan dengan pencapaian dan cara-cara yang lebih baik.

Wednesday, 31 December 2014

OJK Institute

toto zurianto

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebuah lembaga pengawasan sektor jasa keuangan Republik Indonesia, kehadirannya belumlah lama. OJK mulai hadir dan melayani sektor jasa keuangan Indonesia sejak 1 Januari 2013. Sesuai Undang-undang kelahirannya, melalui Undang-undang RI Nomor 21 tahun 2011, OJK merupakan sebuah lembaga pengawasan yang terintegrasi dari fungsi-fungsi yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Keuangan (Pengawasan Pasa Modal dan Industri Keuangan Non Bank) dan Bank Indonesia (Pengawasan Perbankan).

Kini, dengan tujuan untuk menjaga agar seluruh kegiatan sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan dan akuntabel dan mampu tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, serta mampu memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat; OJK menempatkan perkembangan SDM (people) sebagai bagian penting yang harus mendapatkan perhatian utama. Tentunya tidak saja SDM dari OJK sendiri yang selalu harus profesional dan memiliki integritas terbaik, juga SDM sektor jasa keuangan dan industri yang memberikan pelayanan dan perlindungan kepada pengguna dan masyarakat Indonesia.

Mempertimbangkan tugas penting OJK dalam menata dan membangun SDM Sektor Jasa Keuangan yang Profesional tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D. Hadad telah melakukan soft-opening OJK Institute pada tanggal 10 November 2014 bertempat di OJK Learning Center Menara Merdeka Jl. Budi Kemuliaan 1. OJK Institute adalah jawaban yang harus dilakukan OJK untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi perkembangan SDM di lingkungan internal OJK dan bagi Industri Keuangan Indonesia, termasuk juga akan memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi, lembaga penelitian, mahasiswa/pelajar dan masyarakat umum. OJK Institute, atau juga dikenal sebagai OJK University meliputi OJK Knowledge Center (Learning Center), Assessment and Talent Management, Research Center, Financial Exhibition Museum dan Leadership and Financial Cyber Library.

OJK Institute adalah kawah candra dimuka untuk pengetahuan dan intelektual dalam rangka mendidik dan melahirkan kader pemimpin dan para profesional yang highly competent dan memiliki nilai-nilai luhur organisasi melalui proses pembelajaran yang terencana dan berkelanjutan. Sebuah persembahan bagi bangsa, khususnya masyarakat sektor keuangan  Indonesia melalui proses pencerdasan, peningkatan ilmu pengetahuan, penelitian dan proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Tuesday, 30 December 2014

toto zurianto

Air Asia ditemukan

toto zurianto

Alhamdulilah, tidak sampai 3 hari, pesawat Air Asia QZ-8501 yang hilang sejak Minggu pagi (28 Desember 2014), akhirnya ditemukan hari ini. Tentunya, meskipun diperkirakan kecelakaan ini termasuk kategori paling menyedihkan, setidaknya, ada sebuah kepastian. Para keluarga, tidak hanya keluarga penumpang pesawat, tetapi juga keluarga awak pesawat, tentu merasa sedikit lebih lega. Besar kemungkinan semua korban akan ditemukan dalam sebuah pencarian yang luar biasa.

Kita berterima kasih kepada para anggota tim yang terlibat dalam pencarian ini. Tidak saja tim yang berada di lapangan, baik tim  darat, udara, atau di laut, tetapi termasuk juga yang berada di ruang-ruang pencarian, pemberi informasi, dan siapa saja yang telah berkontribusi bagi upaya ini. Saya pikir, masyarakat, juga telah menunjukkan peran yang luar biasa. Terutama karena telah berkontribusi dalam memberikan informasi sesuai yang mereka lihat atau alami.

Masih memerlukan waktu beberapa lama, sebelum kegiatan pencarian korban dan bangkai pesawat ditemukan sepenuhnya. Mudah-mudahan para keluarga korban, setidaknya mendapatkan kepastian bahwa sebagian korban dan beberapa benda yang penting saat ini sudah dievakuasi.

Monday, 29 December 2014

Air Asia QZ-8501 menghilang

toto zurianto

Hari Minggu pagi 28 Desember 2014, masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia kembali dikejutkan oleh berita tentang hilangnya pesawat Air Asia, Airbus 320 seri 200, penerbangan QZ-8501 yang berangkat pagi dari Surabaya menuju Singapore. Rencananya pesawat itu akan sampai di Bandara Changi sekitar jam 7.30 waktu setempat, tetapi tidak terpantau lagi sejak pukul 06.18 (WIB). Terakhir, hubungan antara Pilot dengan Air Traffic Control (ATC) terjadi sekitar jam 06.12 ketika pesawat minta izin untuk pindah jalur dan menaikkan ketinggian hingga 38.000 kaki untuk menghindari awan yang cukup tebal.

Sejak Pukul 06.18 sampai saat ini, lebih dari 24 jam, pesawat yang membawa 155 penumpang + 7 awak (2 pilot/ko-pilot) dan 5 awak kabin, berbagai upaya sudah/sedang dilakukan pemerintah Indonesia, pihak airlines dan juga bantuan dari banyak negara. Tetapi belum ada informasi atau kabar yang memungkinkan untuk menemukan pesawat yang dinyatakan hilang tersebut.

Ini salah satu kecelakaan pesawat yang sangat luar biasa yang pernah terjadi, terutama sejak menghilangnya pesawat Boeng 777 Malaysia Airlines beberapa bulan yang lalu yang sampai saat ini belum bisa ditemukan. Berbeda dengan kejadian lain, hilangnya pesawat tanpa ditemukan, termasuk kejadian yang sangat jarang terjadi di dunia penerbangan. Tentunya ini belum kesimpulan akhir. Semoga upaya pencarian pesawat Air Asia QZ-8501 bisa dilakukan secepatnya untuk memberi kepastian bagi penumpangnya (semoga tetap selamat), bagi keluarganya, keluarga awak pesawat, pemerintah, perusahaan dan dunia penerbangan.