Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Wednesday, 22 July 2009

Empower and Delegate

toto zurianto

Memberdayakan dan sekaligus harus mendelegasikan, inilah dua sisi manajemen kepemimpinan yang harus selalu dilakukan dan dikembangkan oleh seorang Leaders. Sering seorang Leaders mencoba mencari-cari cara pengembangan kepemimpinannya yang paling baik. Banyak kursus dan workshop yang diikutinya, banyak pembelajaran yang dialami, tetapi inti dari pengembangan leadership, sering tidak dilakukan. Jangan sampai semua hal harus ditangani sendiri. Karena anda tidak mungkin bisa melakukannya sendiri. Kalaupun bisa, sangatlah tidak efisien mengerjakan sesuatu, bukan oleh orang yang tepat. Tepat Kompetensi dan Tepat Posisi (the right person on the right task) adalah suatu kondisi ideal yang ingin dicapai oleh setiap organisasi/perusahaan.

Salah satu cara baik adalah membangun pemberdayaan orang-orang yang ada di perusahaan. Berikan kesempatan kepada siapa saja, baik yang kompetensinya sudah sesuai, maupun bagi calon penerus yang diharapkan akan semakin membaik ketika diberikan kesempatan untuk melakukan sesuatu secara mandiri. Mendelegasikan suatu peran tertentu kepada bawahan adalah inti dari kepemimpinan. Bukan saja akan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien, kita sekaligus membangun semangat bekerja yang tinggi, membangun kepercayaan (building trust), dan membangun tim kerja yang solid dan saling menghargai. Bagi pegawai, bagi bawahan, tidak ada peristiwa yang lebih indah, selain diberikan kepercayaan, diberikan petunjuk yang paling bagus, diberikan arahan yang kuat, tetapi sekaligus diberikan ucapan selamat karena mampu memegang kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Sikap-sikap kesatria dan penuh tanggung jawab adalah dua hal yang tidak mudah untuk dikembangkan dalam suatu perusahaan. Ini adalah tugas pemimpin untuk mengembangkannya. Jangan sampai semua hal menjadi tanggung jawab pemimpin puncak. Ada hal yang bisa dan harus di-share. Inilah keampuhan empower dan pendelegasian.

Apa lagi yang kita dapatkan dari proses pendelegasian? Kita diperkirakan akan mendapatkan talenta-talenta luar biasa yang sebelumnya tidak pernah kita duga kehebatannya. Hanya dengan memberikan kesempatan untuk melakukan, kita akan tahu, betapa selama ini kita sudah mempunyai tim yang hebat dan sangat potensial. Kita harus meyakini, bahwa orang-orang yang sudah kita siapkan selama ini, sudah harus dilepas untuk memulai era-nya sendiri. Dengan diberikan wewenang dan sekaligus tanggung jawab, akan terlibat bagaimana seseorang akan menjawabnya melalui bukti dan prestasi. Inilah hasil akhir dari suatu proses untuk memberikan kesempatan!