Toto Zurianto

My photo

Toto Zurianto, alumni Fakultas Ekonomi USU (1986) dan Swinburne University of Technology, Melbourne (1994).
Lahir di Kayuaro (Kerinci, Jambi), pernah tinggal di Medan (1967-1970) dan (1976-1987), Lampahan (Aceh Tengah), Karang Inou (Aceh Timur), Padang (1975), dan di Jakarta (Cinere) sejak 1987. Pernah di Melbourne (1992-1994)!

Thursday, 2 July 2009

How to Improve your Organization Capabilities?

toto zurianto

Banyak hal yang perlu dilakukan agar suatu perusahaan atau organisasi tetap mencatatkan dirinya sebagai organisasi yang menjadi pemenang (the Winning), mampu bertahan menghadapi saingannya, selalu melahirkan produk/jasa yang inovatif dan berkualitas, serta tidak menghadapi kesulitan untuk mengatasi masalah-masalah internal organisasi. Hal paling penting pada dewasa ini (Ulrich and Smallwood, Leadership Brand, 2007, page 146-147)untuk terus diperhatikan adalah:

Pertama, selalu concern untuk mempertahankan Pegawai Berbakat dan Kontributif (Talent). Kebijakan organisasi harus mampu bersaing dan fleksibel untuk menarik calon dari luar, meningkatkan motivasinya, dan mempertahankan orang-orang yang kompeten dan memiliki komitmen tinggi. Jangan sampai yang menikmati kemudahan adalah orang-orang yang low performer yang sering membuat frustasi para High Star!

Kedua, memperjuangkan agar proses perubahan berlangsung CEPAT. Speed harus terjaga, perusahaan harus selalu cepat dan bagus dalam melakukan proses perubahan!

Ketiga, mempertahankan image customer dan pegawai yang tetap tinggi terhadap organisasi. Ini yang dikenal sebagai upaya untuk mempertahankan Share Mind-set secara terus menerus. Jangan sampai kesan pegawai atau pelanggan menjadi berbeda-beda dan naik turun!

Keempat, memegang tanggung jawab (accountability) dan selalu disiplin dalam mengawal upaya-upaya untuk mempertahankan kinerja organisasi agar tetap high performance. Keragu-raguan para leaders sering membawa ketidakpastian bagi pegawai untuk memegang isyarat yang akan dibawa organisasi. Proses perubahan yang tidak konsisten dan tidak disiplin, akan membuat banyak orang menjadi frustasi dan enggan mendukung proses perubahan yang dijalankan.

Kelima, membuka kesempatan untuk bekerja bersama pihak lain melalui collaboration yang saling menguntungkan sehingga diperoleh tingkat efisiensi yang tinggi. Pada dunia yang sangat meng-global dan terbuka dewasa ini serta melalui dukungan teknologi yang luar biasa perkembangannya, proses bekerja akan mencari bentuk yang paling efisien yang tidak lagi bisa dibatasi secara sempit oleh batasan internal organisasi. Bahkan upaya kerja sama untuk mendapatkan efisiensi paling tinggi, akan tidak bisa dicegah untuk melewati batas-batas negara secara lebih mudah (borderless). Karena itu, kesempatan untuk melakukan kolaborasi perlu terus kita upayakan terus menerus.

Kelima, membuka kesempatan untuk menghidupkan budaya belajar (learning), menciptakan suasana yang nyaman bagi karyawan untuk mencurahkan idenya secara terus menerus.

Tidak mudah untuk selalu mengupayakan agar organisasi atau perusahaan kita tetap berada di depan sebagai pemimpin dan pemenang diantara ekspektasi stakeholders dan para pesaing lain.